My Adsense

9 Peraturan Untuk Berkomentar di Blog NewSkills

1. Isi komentar yang sama namun diulang-ulang.
Salah satu cara paling malas bagi spammer adalah menggunakan pengulangan kata atau kalimat pada setiap komentar. Bisa dipastikan spammer hanya melakukan copy paste isi komentar yang telah dipersiapkan sebelumnya, atau menggunakan auto fill in comment, atau pun menggunakan layanan blog commenting dengan tool atau plugin tertentu.
 
2. Meninggalkan link di Dalam kotak komentar
Link di dalam komentar sangat mengganggu dan bersifat spammny karena sangat berkesan dipaksakan dan tidak memiliki keterkaitan dengan posting. 

3. Isi komentar yang tidak berkaitan dengan artikel/posting
Komentar berkualitas adalah komentar yang memang ditujukan sebagai respon/pertanyaan atas isi posting. Komentar yang sama sekali tidak bertujuan akan merusak isi posting tersebut dan akan mengurangi kesempatan anda untuk dapat berkomunikasi langsung dengan penulis dan menjalin hubungan yang baik. Jika memang tidak ada hal yang perlu disampaikan atau dipertanyakan, hindari berkomentar.
 
4. Terlalu banyak meninggalkan komentar dengan nama sejenis dan berlebihan
Spammer sering mencari peruntungan untuk memastikan mendapatkan linkback dari sebuah blog. Meninggalkan satu link saja sebagai komentator adalah spekulasi, karena belum tentu menghasilkan linkback. Maka biasanya dia akan berkomentar besar-besaran di  banyak posting dalam sebuah blog. Hindari hal demikian apabila anda tidak ingin dianggap sebagai spammer tulen.
 
5. Nama komentator yang terlalu panjang dan bersifat spammy
Nama komentator adalah anchor text dari link komentator. Ini memang sangat bermanfaat untuk memberikan efek linking yang berkualitas. Namun nama yang terlalu panjang, biasanya berisi frase yg berlipa-lipat jumlah katanya atau bahkan dalam bentuk kalimat merupakan spam. 
 
Anchor text ini biasa digunakan untuk mengoptimasi deep link, atau halaman lain yg bukan halaman utama, misalnya posting atau kategori. Tahukah bahwa meninggalkan deep link di dalam komentar tidak akan berefek besar? Apabila anda harus mengoptimasi halaman posting, lebih baik lakukan melalui social bookmark atau usahakan ada blogger lain yg memuatnya di halaman posting. Efeknya akan jauh lebih besar dan link anda tidak akan dianggap spam. Selayaknya nama adalah identitas anda atau yang berkaitan dengan anda.

6. Menggunakan penekanan dengan huruf tebal (bold) dan miring (italic)
Penggunaan bold dan italic pada komentar posting sangat jelas ditujukan untuk menekankan halhal yg berkaitan dengan anchor text yg dioptimasi. Akan tetapi hal ini menunjukkan semakin jelasnya ketidakterkaitan antara komentar dan dan isi posting.
 
7. Penggunaan huruf besar dalam komentar
TAHUKAH BAHWA PENGGUNAAN HURUF BESAR PADA KALIMAT SEPERTI INI DAPAT MENGGANGGU PEMBACA DAN MERUSAK MOOD MEREKA DALAM MEMBACA? ADA BANYAK PENELITIAN MENYEBUTKAN BAHWA PENGGUNAAN HURUF KAPITAL PADA HAL-HAL YG TIDAK PERLU DITEKANKAN DAN DIGUNAKAN SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENYINGGUNG PERASAAN PEMBACA.
 
8. Komentar, nama komentator, dan link yg bersifat atau berkaitan dengan SARA & Pornografi
Telah jelas apa yg dimaksudkan bahwa banyak blog dan juga blog ini menghindari dan mengharamkan hal-hal yg berkaitan dengan dua hal tersebut. Meskipun tidak berkaitan langsung, namun hal hal seperti "gadis smp", "cewek kampus" dan lain sebagainya dapat dikategorikan dan berkaitan dengan pornogrofi.

9. Menggunakan fitur komentar untuk Berpromosi
Komentar adalah sarana promosi bagi blogger dan blog-nya karena isi komentar merupakan cermin keduanya Namun, apabila promosi itu berkaitan dengan produk tertentu semacam afiliasi, produk komersil, dan segala sesuatu yg tidak berkaitan dengan posting adalah hal yg harus dihindari.

Catatan: Komentar-komentar dengan karakteristik seperti beberapa point di atas dengan terpaksa, tanpa tujuan atau tendensi lain, harus kami hapus dari blog ini karena sebelumnya telah mendapatkan warning dari search engine terutama Google. Dalam kaitannya dengan etika berkomentar, tentu saja ada banyak muatan subjektif dari saya sehingga tentu saja tidak semua blog memiliki kebijakan komentar (comment policy) yang sama. Posting ini sekaligus juga menjadi sarana berbagi ide mengenai etika berkomentar untuk menghasilkan kebaikan bagi blog dan komentator blog.

0 komentar: